Puisi Bambang Kariyawan Ys.

1–2 minutes

To read

Jejak Kian Hening

Dalam rindang kanopi Sundaland purba, langkahnya mengukir tanah sebelum peradaban bernama. Ia Stegodon yang menyertai kepulauan ini lahir dari samudera, penghubung gunung dan lembah, dari Aceh hingga Lampung yang baka.


Dahulu, ia adalah mahkota di singgasana para raja. Simbol megah Sriwijaya menyeberangi sungai-sungai raya. Di tanah Rencong, ia dijuluki Teungku Rayeuk yang mulia. Tiga ratus pasukannya menjaga benteng Sultan, gagah dalam balutan zirah kencana. Ia bukan sekadar satwa, melainkan penjaga ruh peradaban Nusantara.


Ia adalah arsitek cerdas di balik rimbunnya hutan. Membuka jalur di belantara lebat, menebar benih hidup dalam setiap kotoran. Di otaknya, tersimpan ingatan tajam dan empati yang dalam. Ia menangis kala kawannya gugur, memeluknya dengan tanah dalam duka kelam.


Era Antroposen datang membawa badai. Harmoni ribuan tahun perlahan luruh terurai. Rawa dan gambut berganti barisan sawit. Memaksanya menjadi pengungsi di tanah kelahirannya. Hutan disekat, koridor diputus oleh kepentingan politik ruang. Ia yang dulu dihormati, kini dianggap hama yang harus dibuang.


Gading putihnya menjadi kutukan di pasar gelap dunia. Hanya demi prestise, nyawanya direnggut racun dan senapan durja. Populasinya kini di titik nadir, tersisa dalam hitungan angka. Berjuang di kantong-kantong sempit, menunggu takdir kian merana.


Dengarlah terompet belalainya yang kian sayup di kejauhan. Hening.

/Pekanbaru, 2026

*Cr. Image : Art by Ofra Amit for The Universe in Verse

————-

Bambang Kariyawan Ys. Aktif berkarya bersama Forum Lingkar Pena. Karya buku puisi terbaru “Pada Tanah yang Lain: Sehimpun Puisi Perjalanan”. Juri even puisi Liksitera (Bilik Puisi Se-Antero Nusantara). Penyelenggara visualisasi puisi BK Award. Pemenang Anugerah Pena Kategori Karya Palestina Terpuji. Penerima Anugerah Sagang, Acarya Sastra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Anugerah Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Provinsi Riau. Media sosial YouTube/Fb/Ig: Bambang Kariyawan.

Leave a comment

Ama Ndlovu explores the connections of culture, ecology, and imagination.

Her work combines ancestral knowledge with visions of the planetary future, examining how Black perspectives can transform how we see our world and what lies ahead.